Proyek Tambal Sulam Muara Putih–Kaliasin Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan

Natar – Beritapolisi.co.id

Upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memperbaiki jalan poros di sepanjang Desa Muara Putih hingga Tugu Desa Kaliasin patut diapresiasi. Namun sayangnya, proyek tambal sulam yang dikerjakan oleh CV Daenk Kobum Konstruksi bersama konsultan pengawas CV Anugerah Perdana Konsultan ini justru dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

 

Pantauan awak media pada Kamis (6/11/2025), terlihat lubang bekas kerukan aspal dibiarkan terbuka tanpa penutup dan tanpa adanya rambu peringatan di sepanjang jalur tersebut. Bahkan, genangan air tampak memenuhi lubang galian, sementara batu-batu berserakan di badan jalan. Kondisi ini membuat sejumlah pengendara motor terjatuh saat melintas, khususnya pada malam hari karena minimnya penerangan.

 

“Kalau dibiarkan begini, bisa membahayakan. Lubangnya dalam dan sudah berhari-hari tidak ditutup,” ujar Raysa (32), salah seorang pengendara motor yang melintas di lokasi. Ia berharap dinas terkait segera menegur pihak kontraktor agar segera memperbaiki jalan tersebut.

 

Keluhan serupa disampaikan oleh Ida, warga setempat. Ia mengaku anaknya sudah dua kali terjatuh akibat jalan berlubang yang tidak segera diperbaiki. “Harusnya kalau sudah dikeruk langsung diaspal lagi, bukan dibiarkan begini. Kami yang rugi,” keluhnya.

 

Sementara itu, salah satu pekerja proyek yang ditemui di lokasi mengungkapkan bahwa pengerjaan belum dilanjutkan karena bahan material belum tersedia. “Masih menunggu bahan materialnya, belum datang,” katanya singkat.

 

Diketahui, proyek perbaikan tambal sulam jalan poros Muara Putih–Kaliasin ini bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025. Namun hingga kini, pekerjaan tampak belum selesai dan belum terlihat adanya papan informasi proyek di lokasi.

(Tiem)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *